About Me

Foto saya
Hey, my name is Vincentia Reynada Primadhani. You can call me nada :p

INISIAL :D

INISIAL :D

ME :D

ME :D




Jumat, 18 Desember 2015

Latihan Ketrampilan Manajemen Mahasiswa 2015

RESUME MATERI LKMM PRA TD TEKNIK-INFORMATIKA, STT-PLN JAKARTA 2015

1. ANALISIS TEMA
a. Tema Pra-TD
“Menjadikan Generasi Muda yang Tangguh, Berkarakter, dan Berjiwa Pemimpin”
b. Arti per-kata
Menjadikan : Membuat sebagai.
Generasi : Sekalian orang yang kira-kira sama waktu hidupnya.
Muda : Kelompok (golongan atau kaum)
Tangguh : Kuat atau kokoh
Berkarakter : Orang yang memiliki sikap konsisten antara perkataan dan perbuatan
Berjiwa Pemimpin : seseorang yang dapat mengenal dirinya dengan baik sehingga mampu meregulasi dirinya dengan baik juga.
c. Kesimpulan
Membuat atau menjadikan sekelompok orang yang sama waktu hidupnya menjadi seseorang yang kuat atau kokoh dalam pendirian, yang memiliki sikap konsisten antara perkataan dan perbuatan, dan juga mampu mengenal dirinya dengan baik sehingga mampu meregulasi dirinya dengan baik juga.

2. BERPIKIR KRITIS
Moderator : Jontario Zaenuri
Pembicara : Ridho Nofandri
a. Pengertian
Suka mencari sesuatu, selalu ingin tahu, dan juga tidak mudah percaya sampai apa yang ditujunya tercapai.
b. Perbedaan antara kritis dan ngeyel
Kritis  mempertahankan argument menggunakan alas an.
Ngeyel  mempertahankan argument tanpa alasan.
c. Berpikir logis
Berpikir dengan masuk akal.
d. Berpikir gegabah
Berpikir dengan tergesa-gesa sehingga hasil yang dikeluarkan tidak maksimal.
e. Kesalahan berpikir
Emosi
Ambigu (penafsiran ganda)
Data yang tidak sesuai
Over generalisasi (hiperbola)
f. Cara berpikir kritis
Persepsi
Pola berpikir (melihat dari sisi positif dan negatif)
Keputusan
g. Mahasiswa yang bergerak
Mendengar
Berpikir
Mental
Berbicara
Bergerak
h. Mental untuk menyampaikan pikiran
Sering mengikuti pelatihan-pelatihan.
Tanamkan “jikalau orang bisa, mengapa saya tidak?”
Siapkan mental.
Beranikan diri untuk belajar.
Jangan takut salah.
Berkaryalah.

3. PERSEPSI
Moderator : Arif I.
Pembicara : Nanda Iswanto
a. Pengertian
Pemikiran seseorang terhadap objek secara objektif.
b. Proses persepsi
Persepsi  Pola piker  Keputusan
c. Faktor yang mempengaruhi persepsi
Sudut pandang
Kelengkapan data
Tingkat pendidikan
Lingkungan
Penarikan kesimpulan
d. Komponen persepsi
Kontek situasi
Yang dipersepsi
Yang mempersepsi
e. Kegagalan persepsi
Kesalahan atribusi (internal)
Efek halo (pandangan kita yang kuat)
Stereotip
Prasangka (kekeliruan persepsi)
Geger budaya (gagal melakukan adaptasi terhadap sesuatu yang baru)

4. BERBICARA EFEKTIF
Moderator : Buyung Ahmad Saputra
Pembicara : Firman Bima Muttaqim, ST
a. Pengertian
Kemampuan untuk menyampaikan sesuatu dengan sistematis dan lugas.
b. Model dari komunikasi proses
Adanya feedback
c. Empat fokus berbicara efektif
Matering the communication
Fokus pada ide utama dan sampaikan secara singkat dan padat.
Pahami dengan baik latar belakang lawan bicara dengan bahasa yang mudah dipahami.
Hindari jenis bahasa yang menghambat sebagai contoh bahasa yang merujuk pada pancingan-pancingan reaksi yang negative.
Nonverbal cues
Mata
Bahasa tubuh
Suara ( lihat dahulu lawan bicaranya)
The appropriate use of human
Disesuaikan dengan konteks.
Sisipkan sedikit humor supaya pembicaraan tidak membosankan (lihat situasi dan kondisi terlebih dahulu).
Speech anxiety
Prepare
Kenali dahulu lawan bicara  pakai kerangka  antisipasi pertanyaan (menguasai materi)
Practice
Latihan berbicara  gunakan body language (berlatih didepan kaca).
Action
d. Kendala yang dihadapi
Hambatan berbicara
Hambatan fisik : tuna wicara dan tuna rungu
Hambatan psikologi
Hambatan semantic

5. AKU (AMBISI, KENYATAAN, DAN USAHA)
Moderator : Erman Tri Marga Yudianto
Pembicara : Muhammad Madhamatir
Ambisi
a. Pengertian
Ambisi menurut KBBI adalah keinginan (hasrat, nafsu) yang besar untuk menjadi (memperoleh, mencapai) sesuatu (seperti pangkat, kedudukan) atau melakukan sesuatu: ia mempunyai -- untuk menjadi duta besar; pengabdiannya penuh dedikasi, tanpa -- pribadi;
b. Faktor-faktor ambisi
Kenikmatan
Ketentraman
Kehangatan
Kekuasaan
Ketenaran/citra
Keberhasilan
c. Efek pencapaian ambisi
Gagal, perasaan menjadi negative
Tercapai, perasaan menjadi positif
Bahagia
d. Menumbuhkan dan mengandalikan ambisi
Miliki tujuan yang jelas dan mengaculah pada tujuan tersebut.
Tentukan kapan Anda dapat bekerja, lalu bertindaklah dengan penuh optimisme.
Jika gagal, pelajari penyebabnya. Jangan mengubah tujuan hanya karena gagal.
Bekerja samalah dengan orang-orang yang dapat membantu Anda. Jangan meluangkan waktu tanpa berbuat sesuatu.
Eksplorasi gagasan Anda untuk merumuskan tujuan yang jelas.
Selalu berpikir positif.
Kenyataan
a. Pengertian
Kondisi riil yang dapat mendukung / menghambat pencapaian sebuah ambisi
b. Dilihat dari segi :
Eksternal : kondisi, lingkungan, dll.
Internal    :
- KEYAKINAN (mengenai nasib, citra diri)
- KESANGGUPAN (bakat,Kemampuan, kecerdasan, keterampilan)
- KECENDERUNGAN PRIBADI (minat, kebutuhan, kebiasaan, emosi)
Usaha
a. Pengertian
Kegiatan dengan mengerahkan Tenaga, Pikiran, atau Badan untuk mencapai suatu maksud; pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu.
b. Macam-macam USAHA :
Usaha Reaktif Usaha yang muncul dengan bertindak dahulu tanpa adanya rangsangan.
Usaha Proaktif Usaha yang muncul karena mendapatkan rangsangan terlebih dahulu kemudian memunculkan tindakan.

6. MENDENGAR AKTIF
Moderator : Jontario Zaenuri
Pembicara : Danu Putra Anugrah, ST
a. Pengertian
Mendengar dengan intensitas tinggi/konsentrasi, empati/perasaan, penerimaan, serta bertanggungjawab
b. Tata cara mendengar yang baik
Ketahui objeknya ( apa saja yang dibahas)
Penyesuaian gaya bahasa
Antisipasi distorsi (antisipasi hal buruk)
Pahami umpan balik
c. Pendengar yang positif
Kejelasan (jelas yang dibicarakan)
Terbuka (menerima kritikan)
Lengkap (jangan mendengar setengah-setengah saja)
Singkat (ambil kesimpulan)
Ketepatan (waktu dan tempat disesuaikan)
Tidak dibicarakan semuanya (langsung ke inti)
d. 3 ciri pendengar yang positif
Shifrun
Tidak terjadi apa-apa jikalau ada kita atau tidak ditempat atau situasi tersebut.
Faasid
Takut jikalau ada kita ditempat atau situasi tersebut dan merasa senang  tidak ada ditempat atau situasi tersebut.
Naafi
Senang jika ada kita ditempat atau situasi tersebut dan merasa rindu jikalau kita tidak ada ditempat atau situasi tersebut.
e. Rumus SMART
[S]pesific : Jelas
[M]easurable : Dapat diukur
[A]rchieveable : Dapat dicapai
[R]elevant : Masuk akal
[T]ime : Tepat waktu

7. SRK (SASARAN, RESIKO, DAN KONSEKUENSI)
Moderator : Elza Belinda
Pembicara : Lutfi Maulana
Sasaran
a. Pengertian
Penjelasan tujuan yang akan dicapai dalam pengambilan tindakan.
b. Empat Resep Sukses
Tuliskan dengan jelas dan singkat apa yangAnda inginkan dalam hidup.
Kembangkan garis besar rencana untuk mencapai tujuan.
Tetapkan jadwal yang pasti kapan tujuanakan dicapai.
Ingatlah tujuan utama dan rencana.
c. Menyusun Proses Mencapai Tujuan
Bersihkan Niat, Mantapkan Keyakinan untuk Sukses lalu Tetapkan Tujuan, Cita-cita dan Visi
Perhatikan Detailkan sasaran, Kuantitas, Kualitas dan Batas Waktu
Lalu Siapkan Bahan Baku, Alat dan Perlengkapan
Evaluasi dan Tindak Lanjuti
Resiko
a. Pengertian
Kemungkinan bahaya yang muncul dari suatu usaha.
b. Berani menghadapi resiko
Pertama | Belajarlah dari Sejumlah Kesuksesan Anda dimasa lalu
Kedua | Jangan Diam saja saat Kekhawatiran akan Kegagalan itu Merasuki Pikiran dan Perasaan Anda
Ketiga | Pelajari Perjalanan hidup orang-orang yang Sukses dalam Berbagai Bidang Kehidupan
Keempat | Hadapilah segala Kekhawatiran Anda itu dengan selalu Mendekat, Meminta dan Memohon pertolongan dari-Nya
Konsekuensi
Akibat dari suatu resiko
Urutan
Sasaran  Resiko  Konsekuensi  Hasil  Evaluasi

8. PENGENALAN DIRI
Moderator : Wahid Permata
Pembicara : Abdul Haris, S.Kom., M.Kom
a. Pengertian
Proses mengungkap sifat diri sendiri yang tidak dimengerti menjadi dimengerti dengan tepat.
b. Enam Aspek untuk menjadi seorang yang sukses
Tuhan
Keluarga/Keturunan
Keuangan
Fisik
Mental
Sosial
c. Tipe-tipe kepribadian
Sanguinis (popular)
- Suka bicara
- Humoris
- Emosional
- Ekspresif
- Childies
- Kreatif
- Spontanistas
- Cepat meminta maaf
- Bukan pendendam
- Penuh semangat
- Ingatan kuat pada warna
Koleris (Kuat)
- Tipe pemimpin          
- Dinamis                    
- Aktif                        
- Bersaing
- Selalu benar dalam keadaan darurat
- Menekankan fungsi hasil, bukan proses
- Tidak perlu teman
Melankolis (Sempurna)
- Penuh pikiran
- Analitis
- Sensitif                      
- Serius
- Idealis
- Tekun
- Perfeksionis
- Berbakat
- Teratur
- Artistik
- Rapi
- Setia
- Puitis
Plegmatis (Damai)
- Rendah hati
- Tegar
- Mudah bergaul
- Perhatian
- Tidak tergesa-gesa
- Pendengar yang baik
- Konsisten
- Tenang
- Cerdas
- Santai
- Suka menyembunyikan emosi
- Tidak suka menyinggung
- Menjadi penengah
- Mudah sepakat, mudah bilang “Ya”
- Menghindari konflik
- Suka mengawasi orang

9. PENGEMBANGAN DIRI
Moderator : Dian A. A.
Pembicara : Sera Liunary, ST.
a. Pengertian
Pengembangan potensi yang ada dan berusaha untuk mengurangi atau mengubah kelemahan-kelemahan kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
b. Manajemen Waktu
Kemampuan untuk mengalokasikan waktu.
c. Kuadran Waktu
Kuadran I (Mendesak-Penting) → “Si Penunda Pekerjaan”
Akibat : prioritaskan jadwal, kurang akrab, stress, mengabaikan yang penting.
Kuadran II (Penting-Tidak mendesak) → “Si Prioritizer” → paling baguzzzz
Kuadran III (Mendesak-Tidak penting)
Suka lakukan hal penting bagi dirinya, padahal tidak penting; suka mendalami masalah kecil.
Akibat : kurang disiplin, hal penting terabaikan, sering merasa dilecehkan.
Tips : jangan sering mengatakan “Iya”
Kuadran IV (Tidak penting-Tidak mendesak) → “Si Pemalas”
Suka menyia-nyiakan waktu.
Akibat : kurang bertanggung jawab
Tips : tentukan visi misi
d. Tips Manajemen Waktu
Perencanaan prioritas.
Kondisikan prioritas dengan kebutuhan sekarang.
Hindari menunda waktu
e. Visi & Misi
Visi : Tujuan
Misi : Cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan

Jumat, 18 Juli 2014

REFLEKSI KASIH DAN KESETIAAN

"Berani mengasihi, berani terluka"
Kalimat itu seringkali terdengar di telinga kita. Kalau kita berani mengasihi, berarti kita juga harus berani terluka.. Sama hal'nya dengan mencintai..
Terkadang memang sakit, akan tetapi ingatlah selalu Tuhan kita Yesus Kristus. Dia rela menderita demi kita yang seringkali kurang ajar dan juga seringkali tidak menghargaiNya. Akan tetapi, Dia tetap setia kepada kita.
Akankah kita tetap selalu setia kepadaNya, didalam setiap perkara terkecil didalam hidup kita? mari kita coba untuk merefleksikan didalam kehidupan kita sehari-hari..
Memang terkadang itu sulit, akan tetapi kita harus selalu mencoba dan membiasakannya didalam hidup kita. step by step..
Percaya dan yakinlah, bahwa Tuhan akan selalu memberkati setiap usaha yang kita lakukan. Tuhan tidak pernah tidur :)
Semoga kita senantiasa berada dalam naungan kasihNya.
TUHAN MEMBERKATI.. AMIN O:)

Selasa, 27 Mei 2014

Smoking can damage body health



Most of people die every year in Indonesia as a result of smoking. This is seven times more terrible as die in road accidents. Almost a quarter of smokers die because of diseases caused by smoking.
Most of the smokers suffer of lung cancers. If the smokers smoke more cigarette a day they have more possibility die of lung cancer than  non smokers. In addition, most of people who suffer of  bronchitis are people who are smoking. Smokers are more riskier to die of heart disease than non smokers.
Furthermore, people of smoker tend to develop bronchitis and pneumonia. If  non smoker breathes smoke produced by the smokers they automatically absorb as much substance as the smokers. Therefore, they have possibility of cancer as the smokers.
In brief, smoking is not good for every body. Since the smokers freely smoke everywhere they can damage their body health and also non smokers. 


Kamis, 28 Maret 2013

DBL INDONESIA 2013

SEMARANG-1


Setengah Bola untuk Melaju

SEMARANG—Laga dramatis kembali tersaji di Honda DBL 2013 Central Java Series – North Region yang saat ini tengah berlangsung di Knights Stadium. Di laga perdana hari kedua siang kemarin, tim putri SMAN 1 Salatiga berhasil bertahan di kompetisi bolabasket pelajar terbesar ini setelah menang dramatis setengah bola 19-18 atas tim SMAN 1 Kudus. Atas kemenangan tersebut SMAN 1 Salatiga melaju ke laga selanjutnya dan akan menantang tim putri SMA YSKI Semarang.
Laga kedua tim Smansa siang kemarin berjalan menegangkan. Di kuarter pertama Smansa Kudus mampu menguasai jalannya laga hingga unggul 7-2. Namun di kuarter kedua Smansa Kudus berbalik unggul 10-8. Di kuarter ketiga Smansa Kudus memperbesar keunggulan menjadi 13-9. Namun pada kuarter penentuan anak-anak Smansa Kudus justru kehabisan tenaga. Smansa Salatiga berhasil memanfaatkannya dan akhirnya mampu unggul tipis setengah bola 19-18 di akhir laga.
Pelatih Smansa Kudus, Yupie Ristanto mengakui stamina para pemainnya rontok hingga permainan anak-anak asuhannya melempem di kuarter penentuan. “Terus terang waktu recovery kami memang mepet, kami baru sampai di GOR satu jam sebelum pertandingan. Tapi apapun anak-anak sudah berjuang keras,” beber Yupie.
Di kubu Smansa Salatiga, pelatih Muhammad Yuzrul mengatakan, timnya memng sempat kesulitan mengembangkan pola ofence di dua kuarter awal namun akhirnya mampu bangkit di kuarter penentuan. “Di kuarter awal pemainpemain pelapis kami memang sedikit kebingungan mencari bentuk permainan terbaik. Beruntung setelah jeda kuarter kami terus beri motivasi ke anak-anak hingga akhirnya mampu menang,” beber Yuzrul. (bas/smu)
Story Provided by Radar Semarang 


SEMARANG-2

 
AKSI Tim Dance: SMAN 1 Salatiga


SEMARANG-3

SENGIT—Goldi, forward SMA Krista Mitra Semarang, berusaha menerobos defense SMAN 1 Salatiga. Laga ini dimenangkan Krista Mitra 29-14, kemarin.


#SMANSSAFIGHT#
Diberdayakan oleh Blogger.

my brother :D

my brother :D
nada.adek :)